Minggu, 18 Oktober 2015

RPP Asking and Giving Opinion

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah                  : SMA Negeri 3 Kuningan
Mata Pelajaran      : Bahasa Inggris
Kelas / Semester   : XI MIPA 4 / 1
Materi pokok        : Asking and Giving Opinion
Sub Materi            : Reading Activity "Bullying"
Pertemuan             : ke-1
Alokasi Waktu     : 2 X 45 Menit

   A. KOMPETENSI INTI (KI) 

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
    B.     KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
Kompetensi Dasar
1.1  Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar komunikasi
international yang diwujudkan dalam semangat belajar.
1.2   Menunjukkan perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi interpersonal dengan guru dan teman.
2.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab
dalam melaksanakan
komunikasi transaksional dengan guru dan teman.
2.3 Menunjukkan perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai, dalam melaksanakan komunikasi fungsional.
3.2 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
untuk menyatakan dan
menanyakan tentang pendapat dan pikiran, sesuai dengan konteks penggunaannya pendapat dan pikiran, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.2 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan merespon ungkapan
menyatakan pendapat
dan pikiran, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

INDIKATOR:
Indikator Kompetensi Dasar 3.2
·           Mengidentifikasi pendapat
·           Menjelaskan fungsi sebuah pendapat dengan sesuai.
Indikator Kompetensi Dasar 4.2
·           Menanyakan pendapat orang lain secara tepat.
·           Memberikan pendapat secara tepat.

C.  TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah pembelajaran selesai siswa mampu:
·           Siswa mampu mengidentifikasi pendapat
·           Siswa mampu menjelaskan fungsi sebuah pendapat dengan sesuai.
Indikator Kompetensi Dasar 4.2
·           Siswa mampu menanyakan pendapat orang lain secara tepat.
·           Siswa mampu memberikan pendapat secara tepat.
D.  MATERI PEMBELAJARAN
·         Terlampir
E.  METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan     : Scientific approach
Model             : Project Based Learning (PJBL) dan Problem Based Learning
Teknik             : Group Disscusion and Presentation
F.   MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1.      Media                                : Teks. Video mengenai issue bullying atau Poster.
2.      Alat                                   : Laptop, papan tulis, dan in focus.
3.      Sumber pembelajaran        :
- Buku panduan untuk Siswa Kelas XI Wajib Kurikulum 2013
-www.youtube.com

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan ke-1 
Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Kegiatan Pendahuluan
1.        Guru mengucapkan greeting dengan mengucapkan salam atau kalimat sapaan lainnya.
2.        Guru mengecek kehadiran siswa.
3.        Guru menstimulasi siwa melalui tayangan sebuah video tentang bullying atau mengajukan sebuah poster tentang bullying dan pertanyaan yang akan disampaikan seperti:
1.      Have you seen someone getting bullied? What was your feeling? Were you scared or angry?
4.             Guru memberikan brainstorming mengenai ungkapan giving opinion serta menghubungkannya dengan issue mengenai bullying seperti yang ada pada tayangan video atau poster tersebut.

20 menit
Kegiatan Inti
Mengamati.
5.     Guru menunjukkan text bacaan tentang bullying yang ada pada bab 2 buku siswa.
6.     Guru menjelaskan ganre teks tersebut yang berisi opini seorang penulis terhadap peristiwa bullying.
7.     Siswa diminta untuk membaca teks bullying per paragap secara berkelompok dan memahami isi text tersebut.
Mempertanyakan
8.     Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang kata-kata yang sulit dalam isi text tersebut.
9.     Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk menanyakan ungkapan-ungkapan lain dalam menyampaikan pendapat yang ada pada teks tersebut menggunakan sebuah game secara berkelompok. (e.g: I think.. I am of my opinion that.. )
Mengeksplorasi
10. Siswa diminta untuk mendiskusikan dan mencari tahu jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut secara berkelompok.
11. Setelah siswa selesai membaca, siswa diminta untuk menyampaikan isi text tersebut dengan pemahaman mereka sendiri per paragraph secara berkelompok.

Mengasosiasi
12.    Guru menanyakan ide utama kepada setiap kelompok dari penyampaian pemahaman kelompok temannya.
Mengkomunikasikan
13.    Guru memberikan kesempatan kepada siswa secara berkelompok untuk mengemukakan pendapatnya menggunakan expressing asking and giving opinion  mengenai pertanyaan yang ada dalam buku.
60 menit
Penutup
14.         Siswa ditugaskan untuk mengisi jurnal mengenai topik yang telah dipelajari.
15.         Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran terkait dengan apa yang telah dipelajari pada pertemuan ini.
16.         Siswa diberi tugas untuk menggambarkan pendapat mereka mengenai dampak bullying dengan membuat sebuah poster bullying secara berkelompok untuk dipresentasikan pada pertemuan selanjutnya.
17.         Guru memberikan informasi materi pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
-       Salam Penutup.
10menit


H.  Penilaian Hasil Belajar
1. Penilaian Sikap
Lembar Pengamatan Sikap pada Kegiatan Kerja Kelompok
No.
Nama Siswa
Sikap yang diamati Terlihat (√) dan Tidak Terlihat (X)
Nilai Akhir
Tanggung jawab
Disiplin
Kerjasama
Jujur
Percaya Diri
1






2







3







4







5







6







7







Tehnik  penilaian :
Tanggung jawab            : ditunjukkan dengan sikap melaksanakan tugas dengan baik
Disiplin                           : ditunjukkan dengan sikap dapat melaksanakan tugas sesuai waktu yang ditentukan
Kerja sama                     : ditunjukkan dengan sikap mampu bekerjasa dengan teman kelompok dan tidak mendominasi
Jujur                               : ditunjukan dengan sikap mampu menyelesaikan dengan kemampuan sendiri.
Percaya diri                     : ditunjukan dengan sikap mampu mengungkapkan pendapat, jawaban tanpa rasa ragu.
Untuk tiap sikap yang ditunjukkan peserta didik diberi tanda cek list (√) dan diberi nilai 1

                        Skor total = Skor yang diperoleh      x 100%
                                              Skor maksimal.

 2.  Penilaian Proyek Kelompok
No
Kelompok
Perolehan Skor
Jumlah Skor Perolehan
Nilai Akhir
Kriteria
Ke-1
Kriteria
Ke-2
Kriteria
Ke-3
Kriteria
Ke-4
1.










2









3









Rumus perhitungan nilai kelompok, sebagai berikut :
Jumlah skor yang diperoleh kelompok     x 100
               Skor maksimal/ideal

Keterangan:

Jumlah skor yang diperoleh kelompok adalah jumlah skor yang diperoleh siswa dari kriteria ke-1 sampai dengan ke-5 .
Skor maksimal/ideal adalah hasil perkalian skor tertinggi (4) dengan jumlah kriteria yang ditetapkan (ada 4 kriteria). Jadi skor maksimal/ideal = 4x4 = 16
Sehingga perhitungan nilai akhir kelompok adalah :
Kelompok 1: 12/16 x 100 = 75 Kelompok 2: 14/16 x 100 = 87,5
Nilai kelompok secara otomatis akan menjadi nilai anggotanya.
Rubik Penilaian Proyek
Kriteria
Skor 4
Skor 3
Skor 2
Skor 1
Orisinalitas ide
Ide ditentukan sendiri dengan mandiri.
Ide dirumuskan dengan adanya masukan dari guru atau pihak lain.
Ide dirumuskan dengan bantuan
guru atau pihak
lain
Ide diberikan oleh guru atau pihak lain.
Kreativitas
Kreatifitas dalam membuat proyek sangat menonjol dengan adanya komposisi warna, garis, bentuk, dan
ornamenornamen yang menarik dan
variatif, tanpa mengganggu isi dan tujuan pembuatan
proyek
Kreatifitas cukup dengan adanya variasi warna, garis, dan bentuk, namun tampilan kurang menarik, sedangkan isi dan tujuan proyek sudah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
Kreatifitas
kurang sehingga tampilan kurang menarik, isi dan tujuan proyek masih sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
Baik kreatifitas
maupun isi dan tujuan proyek tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan
Waktu
penyelesaian
proyek
Proyek diselesaikan sesuai dengan target waktu yang diberikan
Proyek diselesaikan dengan sedikit tambahan waktu, namun tidak melebihi hari yang ditetapkan
Proyek diselesaikan
dengan tambahan waktu maksimum 1
hari
Proyek tidak selesai meskipun sudah diberikan tambahan waktu 1 hari.
Kesesuaian proyek dengan permintaan tugas
Proyek memenuhi
semua ketentuan yang ditetapkan
Ada sebagian kecil ketentuan tidak terpenuhi
Sebagian besar ketentuan tidak terpenuhi
Proyek tidak sesuai dengan ketentuan sama sekali.

I.              Evaluasi
Pertanyaan sulit mengenai teks bullying:
1.    Do you think bullying is a serious issue in your school? Give reasons to support your opinion.
2.    Did this opinion article raise/change your awareness about bullying?Please explain.
3.    Do you think it is necessary to educate people on issue of bullying? Why? Give reasons to support your opinion.




Kuningan, 3 Oktober 2015
Guru Mata Pelajaran,


Sri Novi, S.Pd
 
Guru Praktikum,


Iin Nuraeni
 
 






Mengetahui,
Kepala Sekolah,


Drs. H. Sudrajat, M.Pd
 
 









  


Materi untuk KD 3.2
1.        Definition
Opinion is a thought or belief  or judgement about something or someone. (Cambridge Advance learner’s, 2008)
Opinion is also consists with the thoughts or beliefs that a group of people have.
Argument is a statement which consist of  reason or reasons why you support or oppose an idea or suggestion, or the process of explaining them.
It can use the words such as first, second etc for arranging arguments.

2.    Reading Activity

Bullying: A cancer that must be eradicated!

Note: All names have been changed to protect the privacy of those involved, especially the victims.

A tragic end to an education that had barely begun 13-year-old Kiki stopped schooling because her classmates used to make fun of her relentlessly. They had accidentally discovered her humble background, her father being a street vendor. In another case, 15 year old Dinda could not take it anymore. She became depressed, left school and stayed at home because she was constantly teased by her classmates for failing in junior high school.
And in yet another, more recent case, some senior students of a junior high school took seven junior students, and subjected them to violent beatings. Sherry, one of the junior students, was rushed to hospital with bruises on his abdomen. He is extremely scared to go to school. Julie, a 10 year old, fifth grade student, states that her first two years of elementary school were a traumatic experience. She sadly remembers being cruelly bullied by her male classmates because she was overweight. They used to call her Sumatran elephant, baboon, gentong and many other names.
These are few cases out of hundreds of similar cases and the number is increasing over the time. In Indonesia bullying exists in every form, from teasing to extreme abuse. Even though incidents of bullying are common, unfortunately it is not seen as a major problem. A recent survey conducted by National Child Protection Commission has shown that more than half of bullying incidents go unreported due to the fact that it is considered normal in some parts of the society. Also the people who get bullied are either unwilling to report it because they feel it will “make a big deal”. Or worse, they are so scared that they don't trust anyone and do not want to share their plight with anyone (http://www.asianewsnet.net/news-34263.html). The issue of bullying has been a problem for years but recently it got limelight from news media when few cases were reported.
Bullying affects the children both psychologically and physically. It is estimated that hundreds of children miss school every day due to the fear of being mistreated by other students and in some extreme cases they choose to home school, or in severe circumstances they stop studying altogether (http://www.bullyingstatistics.org/content/facts-on-bullying.html). 
Children should not be living in constant fear. They shouldn't be afraid. On the contrary, they should look forward to every day of school and enjoy school life. According to a research bullying has always existed in Indonesian society, but it has come to surface due to the recent proliferation of media technologies (Craig, 2009). Since bullying is prevalent in our society it is important that everyone should be made aware of this social evil. There should be campaigns to increase awareness. Everyone should be working together, against it, to stop it. It is distressing to see our children being isolated from society because they are treated badly. I am of opinion that no one has any right to harass or make people feel inferior. No one should have that kind of power. These children are our future and we should make every possible effort to stop bullying.
I would like to point out that bullying is everyone's problem and responsibility. If you condone bullying in any way, shape or form it means you are taking part in it whether it is directly or indirectly by being silent. Majority of people agree that we have to work together towards eliminating this problem.
 Some people may consider taunting someone as funny, even though it is anything but funny to the person who is at the receiving end. Minor taunts can create a lot of pain and suffering. While it may seem innocent but the cumulative effect could be highly damaging. In addition to that, as the pain increases, each instance cuts a little deeper which eventually becomes a sore.
            It is highly possible that bullying might happen in your school so it is the liability of every student to protect their classmates and try to stop bullying. If it doesn't work then you should inform your teachers or parents.
 Not many of us think of stopping it. As long as it doesn't happen to us why should we get involved, why should we bother? But the time has come for us to be actively involved in eradicating bullying (Farrington, 1993).
 So next time if you see someone getting bullied, would you try to stop it or let it happen? Remember, bullying is everyone's problem.

Translet in Indonesia

INTIMIDASI:
 Sebuah masalah serius yang harus diberantas

Catatan: Semua nama telah diubah untuk melindungi privasi mereka yang terlibat, terutama para korban,

Sebuah akhir yang tragis untuk pendidikan yang baru saja dimulai Kiki 13 tahun berhenti sekolah karena teman-teman sekelasnya menjadi bahan ejekan untuk mengolok-olok dirinya tanpa henti. Mereka sengaja menemukan latar belakang yang sederhana/miskin, ayahnya menjadi seorang pedagang kaki lima. Dalam kasus lain, 15 tahun Dinda yang tidak tahan lagi. Dia menjadi depresi, meninggalkan sekolah dan tinggal di rumah karena dia selalu diejek oleh teman-teman sekelasnya karena gagal  di bangku SMP. 

Dan di lain kasus yang lebih baru, beberapa siswa senior sekolah menengah pertama, tujuh siswa SMP menjadi sasaran mereka (senior) untuk pemukulan kekerasan. Sherry, salah satu siswa SMP, dilarikan ke rumah sakit dengan luka memar disekitar perutnya. Dia sangat takut untuk pergi ke sekolah. Julie, berusia 10 tahun, siswa kelas lima, menyatakan bahwa dirinya dua tahun pertama sekolah dasar adalah pengalaman traumatis. Dia sedih mengingat kekejaman disiksa oleh teman laki-laki sekelasnya karena dia kelebihan berat badan. Mereka memanggilnya gajah Sumatera, babon, gentong dan banyak nama lainnya.

Ini adalah beberapa kasus dari ratusan kasus serupa dan jumlah ini meningkat dari waktu ke waktu. Di Indonesia pembulian ada dalam beragai bentuk, dari menggoda penyalahgunaan ekstrim. Meskipun insiden pembuliian yang umum, sayangnya hal ini tidak dilihat sebagai masalah yang besar. Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak telah menunjukkan bahwa lebih dari setengah dari insiden pembulian tidak dilaporkan karena faktanya bahwa itu (pembulian) dianggap normal di beberapa bagian masyarakat. Juga orang-orang yang digertak lebih baik tidak mau melaporkannya karena mereka merasa hal itu akan "membuat masalah yang besar". Atau lebih buruk lagi, mereka begitu takut bahwa mereka tidak percaya pada siapa pun dan tidak ingin berbagi penderitaan mereka dengan siapa pun (http://www.asianewsnet.net/news-34263.html). Masalah bullying telah menjadi masalah selama bertahun-tahun tapi baru-baru ini mendapat sorotan dari media ketika beberapa kasus dilaporkan.

Bullying mempengaruhi anak baik dari  secara psikologis maupun fisik. Diperkirakan ratusan anak bolos sekolah setiap hari karena takut dianiaya oleh siswa lain dan dalam beberapa kasus yang ekstrim mereka memilih untuk sekolah rumah, atau dalam keadaan yang parah mereka berhenti belajar sama sekali (http://www.bullyingstatistics.org /content/facts-on-bullying.html).

 Anak-anak tidak boleh tinggal dalam ketakutan. Mereka tidak perlu takut. Sebaliknya, mereka harus melihat ke depan untuk setiap hari sekolah dan menikmati kehidupan sekolah. Menurut penelitian intimidasi selalu ada di masyarakat Indonesia, tetapi telah datang ke permukaan karena perkembangan baru-baru teknologi media (Craig, 2009). Karena intimidasi lazim di masyarakat kita adalah penting bahwa setiap orang harus dibuat sadar akan kejahatan sosial ini. Harus ada kampanye untuk meningkatkan kesadaran. Setiap orang harus bekerja sama, melawan itu, untuk menghentikannya. Hal ini menyedihkan untuk melihat anak-anak kita yang terisolasi dari masyarakat karena mereka diperlakukan dengan buruk. Saya berpendapat bahwa tidak ada yang memiliki hak untuk melecehkan atau membuat orang merasa rendah diri. Tidak ada yang harus memiliki kekuatan semacam itu. Anak-anak ini adalah masa depan kita dan kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk menghentikan bullying.

 Saya ingin menunjukkan bahwa bullying adalah masalah dan tanggung jawab semua orang. Jika Anda membiarkan intimidasi dengan cara apapun, bentuk atau bentuk itu berarti Anda mengambil bagian di dalamnya apakah itu langsung atau tidak langsung dengan menjadi diam. Mayoritas orang setuju bahwa kita harus bekerja sama menuju menghilangkan masalah ini.

 Beberapa orang mungkin menganggap mengejek seseorang itu lucu, meskipun sama sekali tidak lucu bagi orang yang menerima pembulian. Ejekan kecil dapat membuat banyak rasa sakit dan penderitaan. Walaupun mungkin tampak tidak bersalah, tetapi efek kumulatif bisa sangat merusak. Selain itu, dengan meningkatnya nyeri, misalnya masing-masing memotong sedikit lebih dalam yang akhirnya menjadi sakit.

Hal ini sangat mungkin bahwa intimidasi  mungkin terjadi di sekolah sehingga merupakan kewajiban setiap siswa untuk melindungi teman sekelas mereka dan mencoba untuk menghentikan bullying. Jika tidak bekerja maka Anda harus memberitahu guru atau orang tua. 

Tidak banyak dari kita berpikir menghentikannya. Selama itu tidak terjadi pada kita mengapa kita harus terlibat, mengapa kita harus repot-repot? Tapi waktunya telah tiba bagi kita untuk secara aktif terlibat dalam pemberantasan intimidasi (Farrington, 1993).
 Jadi lain kali jika Anda lihat seseorang mendapatkan diganggu, Anda harus mencoba untuk menghentikannya atau membiarkan hal itu terjadi? Ingat, pembulian adalah masalah semua orang; Oleh karena itu setiap orang harus menjadi bagian dari solusi tersebut.

  

3.    Poster Bullying
                                              http://www.zazzle.com/no+bullying+posters

                                                         http://peteict.wikispaces.com/Anti-bully+poster+(G9B)





RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah                  : SMA Negeri 3 Kuningan
Mata Pelajaran       : Bahasa Inggris
Kelas / Semester    : XI MIPA 4 / 1
Materi pokok         : Asking and Giving Opinion
Sub Materi Pokok : Expressions Asking and giving opinion
Pertemuan             : Ke-2
Alokasi Waktu      : 2 X 45 Menit

A.    KOMPETENSI INTI (KI) 
KI 1  : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2  : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3  : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4  : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B.     KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
Kompetensi Dasar
1.1            Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar komunikasi
international yang diwujudkan dalam semangat belajar.
1.2            Menunjukkan perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi interpersonal dengan guru dan teman.
2.2      Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab
dalam melaksanakan
komunikasi transaksional dengan guru dan teman.
2.3      Menunjukkan perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai, dalam melaksanakan komunikasi fungsional.
3.2 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
untuk menyatakan dan
menanyakan tentang pendapat dan pikiran, sesuai dengan konteks penggunaannya pendapat dan pikiran, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.2      Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan merespon ungkapan
menyatakan pendapat
dan pikiran, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

INDIKATOR:
Indikator Kompetensi Dasar 3.2
·      Mengidentifikasi pendapat
·      Menjelaskan fungsi sebuah pendapat dengan sesuai.
Indikator Kompetensi Dasar 4.2
·      Menanyakan pendapat orang lain secara tepat.
·      Memberikan pendapat secara tepat.

C.  TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah pembelajaran selesai siswa mampu:
Indikator Kompetensi Dasar 3.2
·      Siswa mampu mengidentifikasi pendapat
·      Siswa mampu menjelaskan fungsi sebuah pendapat dengan sesuai.
Indikator Kompetensi Dasar 4.2
·           Siswa mampu menanyakan pendapat orang lain secara tepat.
·           Siswa mampu memberikan pendapat secara tepat.
D.  MATERI PEMBELAJARAN
Terlampir
E.  METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Scientific approach
Model         : Discovery Learning
Teknik        : Group Disscusion and Presentation
F.   MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1.    Media                            : Teks.
2.    Alat                                : Laptop, papan tulis, dan in focus.
3.    Sumber pembelajaran    :
- Buku panduan untuk Siswa Kelas XI Wajib Kurikulum 2013

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan ke-2 
Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Kegiatan Pendahuluan
1.        Guru mengucapkan greeting dengan mengucapkan salam atau kalimat sapaan lainnya.
2.        Guru mengecek kehadiran siswa.
3.  Guru menstimulasi siwa melalui sebuah game yang berkaitan dengan expressing asking and  giving opinion.
4.  Guru memberikan brainstorming mengenai ungkapan asking and giving opinion, pertanyaan yang akan disampaikan seperti:
“Based on the games previously, now please guess! What the topic are we discus today?’’
-Guru menanyakan tugas pembuatan poster pada pertemuan sebelumnya dan meminta siswa mempresentasikan secara berkelompok
20 menit
Kegiatan Inti
Mengamati.
5.     Siswa mengidentifikasi ungkapan-ungkapan mengenai ungkapan menanyakan dan memberikan pendapat
6.     Siswa mengidentifikasi perbedaan ungkapan agreement and disagreement dengan sebuah pendapat.
7.     Siswa membaca sebuah dialog tentang ungkapan-ungkapan asking and giving opinion.
8.     Siswa meniru dan menulis contoh ungkapan-ungkapan yang ada pada dialog yang berbeda dengan sebuah game.
Mempertanyakan
9.     Dengan bimbingan dan arahan guru siswa mempertanyakan antara lain, perbedaan ungkapan pendapat antara berbagai ungkapan dalam budaya bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
10. Dengan bimbingan dan arahan guru siswa diminta untuk menanyakan apa perbedaan fakta dan pendapat.
Mengeksplorasi
11. Siswa diberikan sebuah topic, dan siswa diminta untuk membuat sebuah percapan yang didalamnya harus terdapat asking opinion, giving opinion, agreeing with an opinion and disagreeing with an opinion secara berkelompok.
12. Siswa memerankan percakapan yang mereka buat tersebut kedepan kelas secara berpasangan
Mengasosiasi
13.    Siswa diminta untuk mengetahui isi sebuah percakapan yang diperankan oleh kelompok lainnya sehinnga mereka bisa membandingkan perbedaan antra asking, giving, agreement, disagreement sebuah pendapat.
Mengkomunikasikan
14. Setelah siswa selesai berdiskusi, siswa memerankan percakapan yang mereka buat tersebut kedepan kelas secara berpasangan, siswa menyatakan dan menanyakan tentang ungkapan pendapat dalam konteks tertentu.
60 menit
Penutup
15.  Siswa ditugaskan untuk mengisi jurnal mengenai topik yang telah dipelajari.
16.  Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran terkait dengan apa yang telah dipelajari pada pertemuan ini.
17.  Siswa diberi tugas writing untuk menyatakan sebuah pendapat, dan  siswa dapat memilih satu dari beberapa topic  yang ada pada buku paket.
18.  Salam Penutup.
10menit





H.  Penilaian Hasil Belajar
1.      Penilaian Keterampilan
a.      Penilaian Percakapan
No
Nama Siswa
Perolehan Skor
Jumlah Skor Perolehan
Nilai Akhir
Kriteria
Ke-1
Kriteria
Ke-2
Kriteria
Ke-3
Kriteria
Ke-4
1







2







3







4







5







6







7







Rumus perhitungan nilai kelompok percakapan, sebagai berikut :
Jumlah skor yang diperoleh siswa          x 100
  Skor maksimal/ideal
Keterangan:
Jumlah skor yang diperoleh kelompok adalah jumlah skor yang diperoleh siswa dari kriteria ke-1 sampai dengan ke-5
Skor maksimal/ideal adalah hasil perkalian skor tertinggi (4) dengan jumlah kriteria yang ditetapkan (ada 4 kriteria). Jadi skor maksimal/ideal = 4x4 = 16
*Tetapi jika jumlah criteria yang ditetapkan (ada 3 kriteria) maka skor maksimal/ideal= 3x4= 12
Sehingga perhitungan nilai akhir kelompok adalah :
Siswa 1: 12/16 x 100 = 75 Siswa 2= 2: 14/16 x 100 = 87,5
Rubik Penilain Percakapan
Kriteria
Skor 4
Skor 3
Skor 2
Skor 1
Pelafalan
(Pronouncing)
Lafal dapat difahami
meskipun dengan aksen
tertentu
Ada masalah
dalam pengucapan sehingga membuat
pendengar harus sangat fokus dan kadang-kadang menimbulkan kesalahfahaman
Sulit dimengerti karena ada masalah dalam pelafalan dan
frekuensinya sering.
Hampir selalu
kelur dalam pelafalan sehingga tidak dapat dimengerti
Tata Bahasa
(Grammar)
Hampir tidak ada kekeliruan tata bahasa
Terjadi beberapa
kekeliruan tata bahasa namun tidak berpengaruh terhadap arti
Banyak terjadi
kekeliruan tata bahasa yang
mempengaruhi arti dan sering kali harus menyusun ulang kalimat percakapan
Tata bahasa sangat buruk sehingga
percakapan sangat sulit difahami
Kosakata
(Vocabulary)
Kadang-kadang
pelafalan tidak tepat dan mengharuskan
penjelasan lebih
lanjut karena kosakata yang tidak sesuai
Sering menggunakan kosakata yang tidak tepat sehingga dialognya menjadi terbatas karena kosakata yang terbatas.
Menggunakan kosakata yang salah sehingga tidak dapat
difahami.
Kosakata sangat terbatas sehingga tidak memungkinkan
terjadinya dialog
Kelancaran
(Fluency)


Dialog lancar,
sangat sedikit
menemui kesulitan

Tidak terlalu lancar karena menemui kesulitan bahasa
Sering ragu dan berhenti karena
keterbatasan bahasa

Sering berhenti dan diam selama dialog sehingga dailog tidak tercipta
Comprehension
Seluruh isi percakapan dapat difahami meskipun
sesekali ada
pengulangan pada bagianbagian tertentu

Sebagian besar
Isi percakapan
dapat dimengerti
meskipun
ada beberapa
pengulangan

Sulit untuk
mengikuti dialog yang dilakukan
kecuali pada bagian dialog umum dengan
percakapan yang
perlahan-lahan dan banyak pengulangan.

Tidak dapat
difahami bahkan dalam bentuk dialog yang singkat
sekalipun


2.    Penilaian Pengetahuan
Penilaian Menulis (individual)
No
Nama Siswa
Perolehan Skor
Jumlah Skor Perolehan
Nilai Akhir
Kriteria
Ke-1
Kriteria
Ke-2
Kriteria
Ke-3
Kriteria
Ke-4
1







2







3






















Rumus perhitungan nilai siswa, sebagai berikut :
Jumlah skor yang diperoleh siswa     x 100
               Skor maksimal/ideal

Keterangan:

Jumlah skor yang diperoleh kelompok adalah jumlah skor yang diperoleh siswa dari kriteria ke-1 sampai dengan ke-5
Skor maksimal/ideal adalah hasil perkalian skor tertinggi (4) dengan jumlah kriteria yang ditetapkan (ada 4 kriteria). Jadi skor maksimal/ideal = 4x4 = 16
*Tetapi jika jumlah criteria yang ditetapkan (ada 3 kriteria) maka skor maksimal/ideal= 3x4= 12
Sehingga perhitungan nilai akhir kelompok adalah :
Siswa 1: 12/16 x 100 = 75 Siswa 2= 2: 14/16 x 100 = 87,5
Rubik Penilaian Menulis
Kriteria
Skor 4
Skor 3
Skor 2
Skor 1
Ide Penulisan

Ide yang dipilih orisinal, Ide sangat sesuai dengan
genre yan  dipilih, ide
dikembangkan dengan tepat dan terarah,

Hanya memenuhi 3
dari 4 ketentuan yang ditetapkan

Hanya memenuhi 2
dari 4 ketentuan
yang ditetapkan

Hanya memenuhi 1 atau bahkan tidak memenuhi
sama sekali 4 ketentuan yang telah ditetapkan.
Organisasi/
Struktur Teks
dan isi

Teks sesuai dengan genre
yang dipilih, ketentuan dan ciri-ciri genre yang dipilih diikuti dengan
sempurna, ide penulisan dan informasi yang disajikan sangat relevan, isi teks sangat mudah dipahami.

Hanya memenuhi 3
dari 4 ketentuan
yang ditetapkan

Hanya memenuhi 2
dari 4 ketentuan
yang ditetapkan

Hanya memenuhi 1 atau bahkan tidak memnuhi
semua criteria yang ditetapkan
Tata Bahasa

Tidak ada kesalahan tata
bahasa yang signifikan,
makna dan isi teks dapat
dipahami dengan jelas
Ada beberapa
kesalahan tata bahasa namun tidak terlalu berpengaruh
terhadap makna kalimat dan isi teks

Sering ditemukan
kesalahan tata
bahasa, namun
makna dan isi teks masih dapat dipahami

Banyak sekali kesalahan tata bahasa sehingga makna dan isi teks sulit dipahami
Perbendaharaan Kata

Kalimat yang digunakan sangat efektif, menggunkan variasi lexical dengan benar, menguasai bentuk kata dan idiom dengan benar dan efektif, istilah-istilah digunakan dengan benar
Hanya memenuhi 3 dari 4 ketentuan yang ditetapkan

Hanya memenuhi 2 dari 4 ketentuan
yang ditetapkan

Hanya memenuhi 1
atau bahkan tidak memnuhi semua kriteria
yang ditetapkan

  
3.    Penilaian Sikap

Penilaian sikap berlaku untuk 1 semester
No.
Nama Siswa
Perolehan Skor
Nilai Akhir
Tanggung jawab
Disiplin
Kerjasama
Jujur
Percaya Diri
1







2







3







4







Tehnik  penilaian :
Tanggung jawab            : ditunjukkan dengan sikap melaksanakan tugas dengan baik
Disiplin                           : ditunjukkan dengan sikap dapat melaksanakan tugas sesuai waktu yang ditentukan
Kerja sama                     : ditunjukkan dengan sikap mampu bekerjasa dengan teman kelompok dan tidak mendominasi
Jujur                               : ditunjukan dengan sikap mampu menyelesaikan dengan kemampuan sendiri.
Percaya diri                     : ditunjukan dengan sikap mampu mengungkapkan pendapat, jawaban tanpa rasa ragu.
Untuk tiap sikap yang ditunjukkan peserta didik diberi tanda cek list (√) dan diberi nilai 1

                        Skor total = Skor yang diperoleh      x 100%
                                              Skor maksimal   


I.       Evaluasi
Exercises
A.  Fill in the blank using the opinion expressions given in the box below
1.      I____________________with you
2.      It is all right if you don’t agree with me but I have every right to my____________________
3.      As far as I______________________, I will not support bullying in my school.
4.      I am_____________________ that medical care should be free for everyone.
5.      Some people_____________________eating fish and yogurt at the same time causes severe skin disease.
6.      I feel quite______________________about this issue.
  Totally agree,                                           
Opinion
Am concerned
Strongly believ
  Believe that
 strongly


B.       Below are given several opinions. Some of them are polite and some impolite. Highligh the opinions with:
Red      : If it is an impolite way of disagreeing
Blue     : if it is a polite way of disagreeing
Green  : if it a polite way of giving opinion
Yellow : If it is an impolite way of giving opinion

1.      I am afraid, I don’t agree with you on this matter.
2.      I agree with you to a certain poin but I would appreciate if you look at it from another point of view.
3.      That’s an interesting idea but I think our idea is much better.
4.      Do you really think like that?
5.      Rubbish! Nonsense! I don’t agree with this.
6.      Actually, as a matter of fact I think we can look at it again and decide.
7.      This is what I am getting at.
8.      You want to know what I think? Let me tell you what I think.
9.      I feel compelled to disagree with you on this matter.
10.  I find it rather silly that you think like this.



Kuningan, 9 Oktober 2015
Guru Mata Pelajaran,


Sri Novi, S.Pd
 
Guru Praktikum,


Iin Nuraeni
 
 






Mengetahui,
Kepala Sekolah,


Drs. H. Sudrajat, M.Pd
 
 









  




Materi untuk KD 4.2
1.      Expressing of Asking Opinion
·      What do you think about………?
·      What do you think of…….?
·      What is your opinion?
·      Why do they behave like that?
·      Do you think it’s going?
·      How do you like?
·      How was the trip?
·      How do you think of  Mahar’s idea?
·      How do you feel about this dicition?
·      Do  you agree that ...?


2.      Expressing of Giving an Opinion
§  I think…..
§  In my opinion….
§  What I mean is….
§  In my humble opinion….
§  Personally, I believe that….
§  In my experience
§  According o me…
§  I strongly believe that….
§  As far as I am concerned…
§  From my point of view…
§  As I understand….
§  I reckon…

3.      Expressing of Agreement with an Opinion
§  Of Course
§  This is absolutely right
§  I agree with this opinion
§  I agree, I never thought of that
§  Neither do I
§  That’s good point
§  I think so too
§  I agree with what you are saying but have you ever….
§  You’re right

4.      Expressing disagreement with an Opinion
§  Iam sorry, I don’t agree with you
§  I am not sure I agree with you
§  I don’t agree with you
§  I am afraid I have to disagree with you
§  I do not believe that.
§  I disagree with you.
§  I think you are wrong
§  That’s not the same thing at all
§  It is not justified to say so
§  I am not convinced that….
§  I can’t say I agree with this, and here’s why…..
§  I am not sure


Examples Dialogue of Asking and giving opinion.
At a department store in Bali, a tourist from Washington, Miley and Daniel are going to by some clothes.
Daniel              : This store has various items. There are many clothes and souvenirs here.
Miley               :  Yes, you’re right.
Daniel             :  What do you think about this shirt?
Miley               :  Mmmm… but I don’t think red is the right color for you. I think blue will be better.
Daniel              : Do you really think so? I think red is nice.
Miley               : Actually, I think red is too bright for you.
Daniel              : mmmm… I guess you’re right.
Miley               :  But there is no blue shirt here. Let’s ask to the shopkeeper.
Daniel             :  Yeaaah…

Asking and giving opinion.
Victoria           : Hi…. Kayla. Where are you going anyway?
Kayla               : Oh.. Hi Vic. I’m going to the library.
Victoria            : Oh... Hey maybe you can also borrow teen lit or chick lit there?
Kayla                : Well, I think that’s impossible, Vic. Because I don’t like those books. In my opinion, the stories are notso interesting and sometime they’re so boring.
Victori             : I see. According to me, the books are okay. The stories are based on the everyday facts in teenagers life.
Kayla               : Then, we have different opinion about it Vic. And I appreciate your opinion.

















3 komentar: